Yang PRenting Ketawa

Sebagai mahasiswa jurusan PR yang engga PR banget tapi masih mahasiswa (halah apa coba). Gue menyadari satu hal, bahwa diri gue sebagai penulis ga guna atau goblogger ini harus punya USP (Unique Selling Point, bukan yang pernah jadi kasus di sekolah Jakarta). Dan Untuk menemukan USP itu gue mesti melakukan beberapa mapping dulu, yaitu bikin identifikasi jenis-jenis blogger yang ada:

1. Blogger Komedi

Ini genre dengan pasar lumayan gede di Indonesia, walaupun gue gapernah liat pasarnya dimanapun (oke garing). beberapa nama besar blogger pun ada disini, bahkan ada yang sampe nerbitin buku (bukan buku saku pramuka). Contoh tokoh aliran ini, misalnya Raditya Dika.

2. Blogger Jomblo

Ini genre yang seringkali diperdebatin keberadaanya tapi mereka ada, hidup mereka layaknya lagu Utopia antara ada dan tiada, seringkali masuk kategori legenda lokal juga bagi netizen atau bahasa gaulnya “Blog-lore”. Contoh penulis genre ini adalah penulis Kambing Jantan.

3. Blogger Personal

Nah Blogger personal ini pernah dibahas juga di tulisan sebelumnya, jadi mereka kaya menceritakan cerita personal mereka, ada sebuah stigma juga soal genre tulisan ini, yaitu semakin prihatin hidup lu maka semakin keren buat dijadiin film series di Youtube, contohnya aja Miko, pemeran utama Malam Minggu Miko yang kebanyakan cerita per episodenya terinspirasi dari hidup nyatanya (kecuali bagian pacaran).

4. Blogger jadi-jadian.

Istilah jadi-jadian deket banget sama kata jadian, tapi layaknya kategori blogger yang gue sebutin sebelumnya, kebanyakan blogger ini juga jomblo. Blogger jadi-jadian adalah aliran yang menganggap bahwa jadi Blogger hanyalah satu bagian dari menjadi blogger sendiri, dan blogger utuh yaitu mereka yang hidupnya ga bikin blog aja kaya akhirnya jadi penulis, stand up comedian, jomblo dan lainnya. Contoh penulis aliran ini adalah juri Stand Up Comedy di salah satu TV nasional. (Sebut saya Kompas TV).

Lalu, menurut serangkaian fit & proper test, wawancara kerja, serta scrolling postingan golongan darah, maka penulis tiba pada suatu jalan dimana ia menarik kesimpulan bahwa dirinya pecinta sesama adalah PR Blogger, karena dia seorang mahasiswa jurusan PR dan seorang blogger yang engga blogger-blogger amat. Muncullah PR Blogger. Kelebihannya PR Blogger dengan Blogger genre lainnya ? mereka mesti kuliah PR dulu baru punya titel ini, cukup prestisius bukan ?

-Mahasiswa, eh PR Blogger Profesional (Profesi Occasional)

Salam Sapa Blogger Personal

Dengan judul postingan yang asik kaya gini, gue kayanya harus nyatut salah satu kata kata bijaksana bijaksini yang pernah gue posting di artikel (bukan ilmiah) yang ada nun jauh di pencarian history terdalam blog ini. Kata bijaknya adalah “Tak kenal maka tak sayang, tak Sayang maka tak apa” kata bijak yang sampai saat ini penulis juga bingung bijaknya dimana, dan kalian setelah kalian membaca sampai sini kalian akan sadar bahwa beberapa detik hidup kalian terbuang percuma karena baca pembukaan panjang ini, jangan khawatir detik-detik selanjutnya hidup kalian masih akan terbuang sia-sia baca postingan ini. Kalian bisa bilang makasih nanti. Oke. Lanjut.

Judul postingan ini ada kaitannya sama ‘inovasi’ coretan-coretan gue yang biasanya sepi yang baca, dan itupun orangnya itu-itu aja dan gue yang maksa dia buat baca, makasih ya nanti nama kalian bakal gue cantumin di lembar persembahan skripsi gue, kalo skripsi itu juga (amit-amit). Oke, jadi singkat kata yang ga singkat-singkat amat, gue mencari berbagai cara untuk wisuda dapet follower baru dan pembaca setia, layaknya slogan blog ini yang kalian sadari atau engga udah ada sejak hari pertama, “Prakata Pramono:Laman Untuk Anda Pembaca Budiman” pertanyaan gue adalah siapa pembaca budiman itu ? gapernah punya temen namanya Budiman soalnya, kalo naik kendaraan sih sering (garing-garing crispy). Menurut salah satu website yang gue baca dan ga akan dicantumin disini karena nanti nambah views dia, salah satu cara untuk nambah pembaca adalah dengan ikutan grup blogger, apa itu grup blogger ? yang jelas engga ada nominasinya di acara-acara TV Indonesia dan buat pengertian bisa nyari sendiri biar gue gaperlu posting dan terciduk sebagai seorang plagiat (ini semangat yang patut ditiru). Oke. Skip.

Singkat kata lagi, gue menemukan sebuah grup blogger, sebut saja  Warung Blogger Blogger Energy (nama asli) dan setelah gue bolak-balik laptop laman mencari cara gimana daftar disitu, akhirnya ketemulah petunjuk yang minta gue untuk buat sebuah postingan dengan judul “Salam Sapa Blogger Personal”. Tentu saja ini adalah bentuk salam sapa gue sebagai pendatang baru, yang mana kalo kalian baca sampe sini maka kalian sadar belum sekalipun gue perkenalan, halo gue pramono dan ini blog gue yang nyeritain “hari-hari terakhir” gue kuliah (yang engga ada akhirnya), dan perjalanan nyampe akhir masa studi kuliah tadi. Isinya kebanyakan coretan-coretan ga berguna, yang kadang ada tips pula (yang engga berguna juga), blog ini lahir dari serangkaian malam gundah gulana penulis yang engga lulus-lulus, dan ada diakhir masa masih diterima jadi anak atau engga sama ibu bapaknya, sekian dari saya. Moga berkenan untuk ninggalin utang komen dibawah, yok kita kenalan.

-Mahasiswa, yang lagi puber kedua kalinya tapi masih ga lulus kuliah.

Photobucket

Ini nih gambar “pelaku” motivasi penulis bikin artikel ini, kepo kan ? klik dong makanya
Continue reading